James Trafford Mengaku Tidak Menyangka Jadi Kiper Cadangan Man City

James Trafford mengungkapkan bahwa ia “tidak menyangka” harus menjadi kiper cadangan di Manchester City setelah kedatangan Gianluigi Donnarumma dari Paris Saint-Germain. Trafford kembali ke Etihad pada musim panas lalu dari Burnley dengan transfer senilai 31 juta pound, dan awalnya diharapkan mendapat peluang besar. Ia sempat menjadi starter dalam tiga pertandingan Liga Premier pertama, mendahului Ederson dan Stefan Ortega, sebelum Donnarumma tiba.

James-Trafford-Mengaku-Tidak-Menyangka-Jadi-Kiper-Cadangan-Man-City

Kondisi ini tentu berbeda dari ekspektasinya saat kembali ke City. Trafford mengaku awalnya mengira akan menempati posisi kiper utama Pep Guardiola, tetapi kenyataan berkata lain. “Saya tidak menyangka situasi ini akan terjadi, tetapi itu terjadi, jadi mari kita lanjutkan saja,” ujarnya. Ia menekankan pentingnya bekerja keras setiap hari untuk memaksimalkan peluang yang ada.

tebak skor hadiah pulsa 100k  

Meskipun hanya menjadi kiper cadangan, Trafford tetap bersikap profesional. Ia menyadari bahwa berada di belakang kiper top dunia seperti Donnarumma adalah pengalaman berharga. Trafford menegaskan bahwa fokusnya adalah memanfaatkan setiap kesempatan bermain, baik di kompetisi domestik maupun Liga Champions, untuk terus mengembangkan diri.

AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!

aplikasi shotsgoal  

Tantangan Menjadi Kiper Nomor Dua

Menjadi kiper cadangan bukanlah hal mudah, terutama bagi pemain muda berusia 23 tahun seperti Trafford. Ia harus menghadapi tantangan besar dalam menjaga fokus dan performa meski waktu bermain terbatas. Trafford hanya tampil di kompetisi piala domestik dan satu pertandingan Liga Champions melawan Bayer Leverkusen sejak kedatangan Donnarumma.

Ia mengaku ada spekulasi bahwa ia dijanjikan posisi utama ketika kembali dari Burnley, tetapi kenyataannya berbeda. “Bukan, bukan itu masalahnya, tapi [rencana itu] bukan yang terjadi,” ujar Trafford. Hal ini membuatnya harus menyesuaikan diri dengan peran baru, sambil tetap menunjukkan profesionalisme tinggi di setiap latihan dan pertandingan.

Kondisi ini juga menjadi ujian mental bagi Trafford. Ia harus menerima kenyataan sambil tetap mempersiapkan diri sebaik mungkin agar siap jika peluang tampil datang. “Ini hanyalah pengalaman lain untuk menambah karier saya dan merupakan pembelajaran yang baik,” tambahnya.

Baca Juga: Ekitike Cetak Gol Kilat Rekor Premier League Langsung Terpecahkan

Fokus Menuju Piala Dunia

Fokus-Menuju-Piala-Dunia

Minimnya waktu bermain tentu menjadi perhatian bagi Trafford, terutama dengan Piala Dunia yang semakin dekat. Waktu bermain yang terbatas bisa mempengaruhi peluangnya masuk skuad Inggris. Meski begitu, Trafford tetap optimistis dan bertekad menunjukkan performa terbaik setiap kali diberi kesempatan.

“Saya belum berbicara dengan mereka [tim nasional] apakah itu cukup, tetapi saya bermain sebaik mungkin dan berlatih sangat keras setiap hari,” katanya. Trafford menekankan bahwa kualitas dan konsistensi dalam setiap pertandingan akan menjadi kunci untuk mempertahankan peluangnya di level internasional.

Dengan sikap profesional dan tekad kuat, Trafford menunjukkan bahwa menjadi kiper cadangan di klub besar pun bisa menjadi kesempatan untuk belajar, berkembang, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan berikutnya di karier sepak bola. Nantikan terus kabar terbaru seputar sepak bola menarik lainnya hanya di footballnews222.com.